PETIR800 LIVECHAT MAWAR500 LIVECHAT

Jadikan AI Sebagai Alat Bantu Bukan pengganti Kecerdasan, Komaruddin Hidayat Ingatkan Pers Tetap Cerdas dan Beretika

Avatar photo
Embaran Post
9 Apr 2026 12:11
3 menit membaca

Jadikan AI Sebagai Alat Bantu Bukan pengganti Kecerdasan, Komaruddin Hidayat Ingatkan Pers Tetap Cerdas dan Beretika

Embaranpos.id-Cendekiawan muslim dan akademisi, Prof. Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa pers memegang peranan vital dalam kehidupan masyarakat modern, layaknya udara dan air yang dikonsumsi setiap hari. Hal itu disampaikan dalam sebuah acara di Ballroom Hotel Golden Tulip Malang, Kamis (9/4/2026).

“Pers itu layaknya udara yang kita hirup dan air yang tiap hari kita minum. Informasi sekarang sudah menjadi konsumsi harian masyarakat. Begitu bangun tidur, yang pertama kali dipegang itu biasanya telepon genggam, bukan buku, bukan makanan,” ujar Komaruddin.

Ia mengingatkan, sebagaimana udara dan air yang kotor dapat merusak kesehatan fisik, informasi yang buruk dan menyesatkan dapat mengganggu kesehatan psikis dan emosi masyarakat.

“Ketika kualitas udara dan air itu kotor atau tercemar, maka akan mendatangkan penyakit bagi tubuh. Hal yang sama terjadi pada informasi. Kalau informasi itu kotor, penuh kebohongan dan provokasi, ia akan mengganggu emosi dan kesehatan jiwa kita,” tegasnya.

Komaruddin juga menyinggung dampak negatif gawai dan permainan digital terhadap anak. Menurutnya, beberapa negara sudah menerapkan pembatasan ketat setelah melihat dampak psikologis yang serius.

“Sekarang sudah ada negara-negara yang melarang atau membatasi keras penggunaan gawai tertentu untuk anak-anak, karena setelah dievaluasi, banyak terjadi kelainan dan hambatan psikologis akibat permainan gawai,” kata ketua Dewan Pers

Dalam pemaparannya, Komaruddin menegaskan bahwa tugas utama pers adalah melakukan edukasi kepada publik.

“Masyarakat dan bangsa itu bisa maju karena adanya edukasi yang disampaikan lewat media: lewat buku, media informasi, ceramah, dan lain-lain. Tanpa informasi yang mencerahkan, masyarakat tidak akan berkembang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peranan pers juga menyangkut fungsi kontrol sosial yang harus dilakukan secara profesional dan bertanggung jawab.

“Dalam undang-undang, pers itu sering diibaratkan seperti petugas ronda. Kalau ada kebakaran, tugas Anda berteriak keras-keras supaya pemadam kebakaran datang. Artinya, kritik yang dilakukan pers harus tulus, konstruktif, dan objektif,” jelasnya.

Komaruddin mengingatkan bahaya berita bohong atau sensasi murahan. “Jangan sampai pers itu mengembuskan hoaks. Orang berbondong-bondong datang karena dikira ada kebakaran, padahal tidak ada apa-apa. Itu mengkhianati kepercayaan publik,” ucapnya.

Menurutnya, pers juga berfungsi sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat. “Pers itu wakil pemerintah untuk menyampaikan prestasi kepada publik, tetapi sekaligus menyampaikan keluhan dan kritik masyarakat kepada pemerintah dengan cara yang profesional, edukatif, dan etis,” tambahnya.

Komaruddin menyoroti terpukulnya banyak media arus utama akibat perpindahan belanja iklan ke media sosial dan platform digital.

“Sekarang ini mengapa banyak media mainstream melakukan PHK? Karena pemasukan menurun. Dulu pemasukan utama dari iklan, sekarang iklan lari ke media sosial dan platform digital,” paparnya.

Ia menyebut, banyak kreator konten yang mengejar sensasi agar menarik perhatian pengiklan. “Konten kreator itu sering memilih tema yang sensasional dan emosional. Yang penting menghibur dan menarik sebanyak mungkin penonton. Semakin banyak penonton, semakin banyak iklan, dan semakin besar uangnya,” kata Komaruddin.

Lebih lanjut, Ketua Dewan Pers menyampaikan, Menjawab pertanyaan tentang kecerdasan buatan (AI) dan masa depan jurnalisme, Komaruddin menegaskan bahwa AI harus diposisikan sebagai alat bantu, bukan pengganti kecerdasan manusia.

“Kapan AI menjadi asisten yang cerdas dan kapan AI menggantikan Anda? Kalau kita sepenuhnya tergantung kepada AI, maka kecerdasan kita akan semakin menurun,” ujarnya.

Ia menekankan, wartawan tetap harus melakukan riset dan berpikir kritis dalam menyusun berita. “Wartawan harus melakukan riset dan harus cerdas dalam membuat berita. Jangan hanya menyalin dari AI atau dari media lain tanpa verifikasi,” tegasnya.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/ Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot
PETIR800 LOGIN PETIR800 Keunikan Ilustrasi Bertema Permata Dan Artefak Dalam Aztec Gems Mahjong Wins 3 Dan Perkembangan Tampilan Antarmuka Hiburan Digital Menelusuri Ragam Simbol Keberuntungan Dalam Permainan Fortune Dragon Penggunaan Karakter Petualangan Dan Tema Gurun Dalam Wild Bandito Caishen Wins Mengangkat Inspirasi Budaya Tradisional Dalam Desain Permainan Eksplorasi Gaya Visual Warna Warni Dalam Game Sweet Bonanza Fortune Ox Mengenal Makna Simbol Kerbau Pada Ilustrasi Digital Mahjong Ways 2 Dalam Pembahasan Perkembangan Grafis Hiburan Online Fortune Mouse Dan Inspirasi Karakter Hewan Pada Permainan Digital Mengenal Perpaduan Animasi Fantasi Dan Desain Pada Starlight Princess Fortune Rabbit Sebagai Contoh Inspirasi Simbol Hewan Dalam Game Eksplorasi Tema Sejarah Dan Artefak Dalam Treasures Of Aztec Peran Desain Latar Dan Animasi Dalam Game Fortune Dragon Lucky Neko Mengenal Budaya Kucing Keberuntungan Dalam Hiburan Digital Mengamati Perubahan Gaya Visual Dan Efek Pada Mahjong Ways 2 Wild Bandito Dalam Kajian Karakter Petualang Dan Visual Game Ulasan Gaya Grafis Bertema Manis Dari Permainan Sweet Bonanza Mahjong Ways Dan Adaptasi Elemen Tradisional Ke Hiburan Modern Mahjong Wins 3 Mengenal Variasi Desain Dan Animasi Permainan Digital Analisis Konsep Karakter Dan Visual Bertema Asia Pada Caishen Wins Fortune Tiger Dalam Perkembangan Ilustrasi Karakter Hewan Di Game Mengenal Penggunaan Warna Emas Dan Simbol Dalam Gates Of Olympus Aztec Gems Dan Inspirasi Ornamen Peradaban Kuno Pada Permainan Perpaduan Warna Dan Desain Latar Pada Starlight Princess Mengenal Konsep Karakter Tikus Keberuntungan Melalui Fortune Mouse Fortune Ox Dan Representasi Hewan Dalam Ilustrasi Permainan Digital Eksplorasi Elemen Grafis Dan Efek Visual Pada Mahjong Wins 3 Fortune Tiger Mengenal Inspirasi Karakter Harimau Dalam Game Online Memahami Perkembangan Animasi Dan Ilustrasi Dalam Mahjong Ways 2 Caishen Wins Dan Pengaruh Simbol Tradisional Pada Hiburan Digital Mahjong Ways Mengenal Konsep Desain Visual Dalam Permainan Hiburan Digital Eksplorasi Tema Petualangan Dan Karakter Unik Dalam Wild Bandito Starlight Princess Dan Penggunaan Animasi Fantasi Pada Permainan Modern Mengenal Desain Karakter Bertema Keberuntungan Dalam Fortune Rabbit Sweet Bonanza Menghadirkan Inspirasi Warna Cerah Dalam Hiburan Digital Perkembangan Gaya Ilustrasi Asia Pada Permainan Digital Lucky Neko Gates Of Olympus Dan Inspirasi Mitologi Yunani Dalam Desain Game Menelusuri Konsep Petualangan Kuno Dalam Permainan Treasures Of Aztec Fortune Dragon Mengenal Simbol Naga Dalam Budaya Permainan Asia Keunikan Desain Permata Dan Elemen Visual Pada Aztec Gems