
Mobil Dinas Bupati Lampung Timur Ditarik Debt Collector, Diduga Tunggakan Belum Dibayar
Embaranpos.id-Lampung Timur – Peristiwa mengejutkan terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Sebuah mobil dinas jenis Toyota Innova yang sehari-hari digunakan oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, dikabarkan ditarik oleh debt collector.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kendaraan tersebut diduga ditarik lantaran adanya tunggakan pembayaran yang belum diselesaikan oleh Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Lampung Timur.
Insiden ini sontak menjadi sorotan publik. Pasalnya, kendaraan operasional kepala daerah seharusnya menjadi prioritas dalam pengelolaan administrasi dan keuangan, mengingat fungsinya yang vital dalam menunjang aktivitas pemerintahan sehari-hari.
Sejumlah sumber menyebutkan, penarikan dilakukan secara langsung oleh pihak debt collector di rumah dinas bupati setempat, usai sang bupati tersebut selesai menjalankan aktivitasnya. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait kronologi pasti kejadian tersebut.
Dugaan adanya kelalaian dalam pengelolaan anggaran pun mencuat. Jika benar terjadi penunggakan, hal ini dinilai mencerminkan lemahnya koordinasi serta pengawasan internal di lingkungan Setdakab Lampung Timur, kan sudah ada mobil dinas yang dibeli menggunakan APBD kenapa harus sewa.
“Ini tentu menjadi perhatian serius. Jangan sampai hal seperti ini mencoreng citra pemerintah daerah di mata masyarakat,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.
Sementara Bagian Umum Setdakab Lampung Timur saat dikonfirmasi membantah hal tersebut.
“Dapat info dari mana,,gak ada itu”,jawab kabag umum singkat
Phak terkait lainnya belum memberikan klarifikasi resmi. Begitu juga dengan pihak Perusahaan tempat menyewa kendaraan yang diduga terlibat dalam penarikan kendaraan tersebut.
Masyarakat kini menanti penjelasan terbuka dari pemerintah daerah guna memastikan duduk persoalan yang sebenarnya, sekaligus mencegah spekulasi liar yang dapat memperkeruh situasi.
Tidak ada komentar