
Virall..!! Oknum Ahli Gizi di Salah Satu MBG Purbolinggo Diduga Melakukan Pencabulan Terhadap Anak Dibawah Umur
Embaranpos.id-Lampung Timur – – Dunia MBG kembali tercoreng akibat oknum SPPI di salah satu Dapur MBG yang berada di Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur. 04/03/2026.

Oknum tersebut berinisial DDK adalah Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (Kementerian Pertahanan dan Badan Gizi Nasional) yang bertugas menjadi Ahli Gizi di salah satu dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) yang ada di wilayah Purbolinggo Lampung Timur.
30 Januari 2026 DDK diduga telah melakukan Penculikan dan pencabulan terhadap anak dibawah umur yang berinisial ADA (9) Tahun. di Kecamatan Purbolinggo.
Dari kejadian tersebut orang tua ADA langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lampung Timur dengan Laporan Polisi Nomor : LP / B / 1 / II / 2026 / SPKT / POLSEK PURBOLINGGO / POLRES LAMPUNG TIMUR / POLDA LAMPUNG, tanggal 01 Februari 2026.
DKK berhasil diamankan oleh Team Tekab 308 Presisi Polsek Purbolinggo bersama Team Tekab 308 Presisi Sat Reskrim Polres Lampung Timur dalam rangka Oprasi Cempaka 2026 pada Selasa 03 Maret 2026 di Depan Alfa Mart Taman Asri, Purbolinggo.
STM selaku ayah korban mengatakan ,”Setelah kejadian itu ADA selalu merasa takut dan trauma, sehingga saat ini ADA tidak berani menjalankan aktifitasnya sehari – hari di luar rumah seorang diri dan ADA juga menjadi takut setiap kali bertemu dengan seorang laki-laki dewasa yang belum di kenalinya, selain itu ADA mengalami gangguan Psikis sehingga setiap kali tidur ADA mengigau “AKU TAKUT” sambil menangis, dan ADA juga ketika sendiri menjadi sering melamun karena teringat peristiwa yang di alaminya tersebut. “Ungkap STM.
Menurut salah satu orang tua murid yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, “Meski kemarin Ahli Gizinya sudah di tangkap Polisi namun MBG tersebut tetap beroperasi seperti biasanya, tanpa ada pengawasan dari Ahli Gizi, pertanyaan saya apakah tidak berbahaya makanan-makanan itu di berikan kepada murid-murid tapa pengawasan Ahli Gizi?,” Ucapnya.
Sampai diterbitkan pemberitaan ini belum ada Klarifikasi dari Pihak SPPG ditempatnya bekerja. (Red)

Tidak ada komentar