
Jalan Baru Diperbaiki Kembali Rusak, Masyarakat Berharap Pemerintah Segera Membuat Perda Tentang maksimal Muatan
Embaranpos.id- Lampung Timur – Anggaran Tahun 2025 Pemerintah daerah Lampung Timur menganggarkan miliyar Rupiah untuk memperbaiki ruas jalan yang ada di kabupaten Bumi Tuah Bepadan.
Terpantau di Lapangan pembangunan tersebar di seluruh desa desa dan kecamatan seperti halnya di kecamatan Raman Utara tepat ruas jalan Kota Raman – Lampung Tengah
Namun Ironis jalan yang baru dibangun menghabiskan anggaran berkisar 700 juta tersebut kembali hancur.
Masyarakat setempat menyesalkan jalan baru di perbaiki kembali rusak, Menurut mereka jalan tersebut kembali rusak karena lemahnya pengawasan saat pembangunan berjalan dan banyaknya kendaraan bermuatan berlebihan melintasi jalan tersebut
Hal itu disampaikan Surono kepada media saat melintas jalan yang baru di perbaiki,
3 Februari 2026.
” Kami sangat bersyukur, karena jalan yang telah rusak bertahun tahun akhirnya diperbaiki oleh pemerintah daerah Lampung Timur, Seharusnya pemerintah tidak hanya fokus dalam memperbaiki pembangunan jalan saja , harus di awasi agar pembangunan bisa maksimal”, Ucapnya
Hal serupa juga di Amini oleh Handoko.
” Ya mas jalan ini baru di perbaiki , karena banyaknya mobil bermuatan melebihi kapasitas hasilnya yang baru di perbaiki oleh pemerintah kembali rusak”, ucapnya
” jalan ini banyak dilintasi oleh kendaraan truk dan Fuso bermuatan singkong yang melebihi kapasitas yang akan di jual ke Pabrik yang ada di Ratna Daya dan Raman Endra seharusnya pabrik tersebut juga ikut bertanggung jawab dalam perbaikan jalan bukan hanya menikmati hasilnya saja”, tuturnya
Selain itu Handoko juga Berharap pemerintah daerah Lampung Timur membuatkan Peraturan daerah (perda) dengan tujuan kendaraan yang melintasi jalan tidak melebihi kapasitas
” pemerintah daerah Lampung Timur Seharusnya segera membuatkan Peraturan Bupati maupun peraturan Daerah tentang berat maksimal yang bisa melintasi jalan Kabupaten agar jalan yang telah diperbaiki bisa di nikmati masyarakat, jika hal seperti ini terus dibiarkan bisa dipastikan masyarakat tidak akan pernah menikmati hasil perbaikan dalam jangka waktu yang lama “, tutupnya .
Pewarta : Ben

Tidak ada komentar