
Razia Gabungan Rutan Sukadana, Warga Binaan Jalani Tes Urine: Zero Narkoba dan Handphone
SUKADANA — EMBARANPOS.ID — Upaya mempersempit ruang peredaran narkoba dan penggunaan handphone ilegal di dalam rumah tahanan terus diperketat. Rutan Kelas IIB Sukadana menggandeng puluhan personel aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan razia gabungan sekaligus tes urine terhadap warga binaan, Kamis (24/9/2026).
Sebanyak 60 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Brimob, dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Timur diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Razia dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Mohammad Jawad Cirry, bersama jajaran petugas Rutan.
Personel gabungan tersebut terdiri atas anggota Kodim 0429/Lampung Timur, Polres Lampung Timur, Brimob Kompi 2B Lampung Timur, serta petugas BNNK Lampung Timur.
Sebelum razia dimulai, Karutan Mohammad Jawad Cirry memberikan pengarahan kepada seluruh personel. Ia meminta pelaksanaan penggeledahan tetap berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan mengedepankan pendekatan humanis.
“Kita sasar seluruh blok hunian warga binaan. Jika menemukan barang terlarang langsung kita amankan, tetapi tetap sesuai prosedur dan humanis,” tegas Jawad.
Razia dibagi menjadi empat tim yang menyisir seluruh blok hunian, termasuk blok wanita. Pemeriksaan dilakukan terhadap badan warga binaan serta barang-barang yang berada di dalam kamar hunian.
Selama kegiatan berlangsung, warga binaan bersikap kooperatif sehingga seluruh rangkaian razia berjalan aman dan kondusif.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dan mengamankan sejumlah barang yang berpotensi disalahgunakan, di antaranya benda tajam, botol, kaca, kartu remi, dan korek api gas.
Namun, petugas tidak menemukan narkoba maupun handphone dalam pemeriksaan tersebut.
Karutan Sukadana Mohammad Jawad Cirry mengatakan hasil tersebut menjadi bagian dari upaya pengawasan dan deteksi dini yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Alhamdulillah, hasil razia gabungan hari ini zero narkoba dan handphone. Ini menjadi hasil positif dari upaya pengawasan yang terus kita lakukan bersama,” jelasnya.
81 Warga Binaan Jalani Tes Urine
Tidak berhenti pada penggeledahan, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan urine terhadap 81 warga binaan yang dipilih secara acak.
Pemeriksaan dilakukan langsung oleh petugas BNNK Lampung Timur sebagai bagian dari langkah deteksi dini terhadap kemungkinan penyalahgunaan narkotika di lingkungan Rutan Kelas IIB Sukadana.
Dari hasil pemeriksaan, seluruh sampel urine yang diperiksa menunjukkan hasil negatif narkoba.
Hasil razia dan tes urine tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus penguatan sistem pengawasan keamanan di Rutan Sukadana. Sinergi dengan aparat penegak hukum akan terus dilakukan melalui deteksi dini, pemeriksaan berkala, serta berbagai langkah pencegahan lainnya.
Rutan Kelas IIB Sukadana juga terus memperkuat pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba serta penggunaan handphone ilegal di lingkungan Lapas dan Rutan.
Kolaborasi bersama TNI, Polri, Brimob, dan BNNK Lampung Timur diharapkan dapat menjadi bagian dari pengawasan berkelanjutan untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kondisi yang kondusif di lingkungan pemasyarakatan.
Tidak ada komentar