
BPRS Lampung Timur Siapkan Akses Pembiayaan bagi Calon PMI, Perkuat Migrasi Aman
LAMPUNG TIMUR — EMBARANPOS.ID — Rencana bekerja ke luar negeri kini tidak hanya membutuhkan kesiapan keterampilan dan dokumen, tetapi juga biaya keberangkatan. Untuk membantu masyarakat, khususnya calon Pekerja Migran Indonesia (PMI), Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menggandeng BPRS Lampung Timur untuk membuka akses pembiayaan secara terukur dan sesuai ketentuan.
Dukungan pembiayaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem migrasi aman sekaligus memberikan alternatif solusi bagi masyarakat yang hendak bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi.
Direktur BPRS Lampung Timur, Tony Adriansyah, mengatakan pihaknya siap mendukung program Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam memberikan akses pembiayaan bagi calon PMI yang membutuhkan biaya keberangkatan.
“BPRS Lampung Timur siap mendukung program pemerintah daerah dalam memberikan akses pembiayaan kepada calon pekerja migran yang membutuhkan biaya keberangkatan,” kata Tony saat menghadiri Kick Off Layanan Terpadu Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui integrasi Migrant Worker Resources Center (MRC) ke dalam Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Lampung Timur, Kamis (24/9/2026).
Menurut Tony, fasilitas pembiayaan tersebut dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang telah memiliki rencana bekerja di luar negeri. Dengan pembiayaan yang tersedia, kebutuhan biaya keberangkatan diharapkan dapat dipersiapkan secara lebih terencana.
Namun, pengajuan pembiayaan tetap dilakukan melalui proses analisis dan memenuhi persyaratan yang berlaku di BPRS Lampung Timur.
“Prinsipnya sesuai instruksi Ibu Bupati, kami ingin memberikan kemudahan akses pembiayaan, tetapi tetap dilakukan secara prudent dan sesuai ketentuan. Masyarakat yang ingin mengajukan pembiayaan harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan,” ujarnya.
Tony menjelaskan, calon PMI yang mengajukan pembiayaan harus memiliki tujuan keberangkatan yang jelas serta melengkapi dokumen pendukung sesuai ketentuan.
Persyaratan tersebut diperlukan untuk memastikan pembiayaan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memiliki rencana bekerja di luar negeri melalui proses penempatan yang resmi.
Ia menambahkan, program pembiayaan tersebut merupakan salah satu bagian dari upaya memperkuat perlindungan PMI di Lampung Timur. Terlebih, Lampung Timur dikenal sebagai salah satu daerah pengirim PMI terbesar di Provinsi Lampung.
Dengan adanya alternatif pembiayaan dari lembaga keuangan daerah, masyarakat diharapkan tidak hanya mendapatkan akses pendanaan, tetapi juga terdorong untuk menempuh proses keberangkatan melalui jalur resmi dan terjamin.
Selain mempersiapkan pembiayaan, calon PMI juga perlu memastikan kelengkapan dokumen, memahami kontrak kerja, serta mengetahui hak dan kewajibannya selama bekerja di negara tujuan.
Upaya tersebut sejalan dengan penguatan layanan Migrant Worker Resources Center (MRC) yang kini diintegrasikan ke dalam Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Lampung Timur.
Integrasi MRC dan MPP diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh informasi, layanan, serta pendampingan terkait proses bekerja ke luar negeri, mulai dari tahap persiapan hingga kepulangan.
(Ben)
Tidak ada komentar