
Pembangunan Jalan Raman Utara Tetap Jadi Prioritas, Ketua DPRD Pastikan Dilanjutkan
RAMAN UTARA, EMBARANPOS.ID – Keterbatasan anggaran desa tidak menjadi alasan terhentinya pembangunan infrastruktur di Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur. Ketua DPRD Lampung Timur, Rida Rotul Aliyah, memastikan aspirasi masyarakat terkait perbaikan jalan tetap diperjuangkan melalui pemerintah daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Rida saat menghadiri kegiatan senam sehat bersama ribuan masyarakat dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Merdeka, Kota Raman, Kecamatan Raman Utara, Minggu (16/8/2026).
Di hadapan masyarakat, Rida menegaskan bahwa persoalan pembangunan jalan tidak semestinya dibebankan kepada kepala desa. Menurutnya, keterbatasan anggaran pemerintahan desa membuat pembangunan infrastruktur berskala besar membutuhkan dukungan pemerintah kabupaten.
“Bapak Kepala Desa suda
h tidak punya anggaran untuk membangun jalan, sudah tidak ada anggaran untuk drainase. Jadi jangan menuntut Bapak Kepala Desa. Untuk jalan, urusan saya,” ujar Rida.
Ia mengatakan, sejumlah ruas jalan di wilayah Raman Utara akan menjadi perhatian dalam agenda pembangunan daerah. Salah satunya ruas jalan yang menghubungkan Desa Rukti Sediyo dengan Kota Raman
.
“2026 kita tunggu, Rukti Sediyo sampai Kota Raman insyaallah mulus,” katanya.
Rida juga menjelaskan bahwa tidak seluruh ruas jalan di wilayah tersebut berada dalam kewenangan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Karena itu, pembangunan harus disesuaikan dengan status dan kewenangan masing-masing daerah.
Ia menyebut terdapat ruas jalan sekitar 1,8 kilometer yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Sementara ruas yang menjadi kewenangan Lampung Timur tersisa sekitar 300 meter dan ditargetkan dapat dibangun pada 2026.
“Lampung Timur hanya tinggal 300 meter, Insyaallah nanti 2026 juga kita bangun, sedangkan yang 1,8 kilometer itu punya Lampung Tengah. Jadi kita tidak bangun,” jelasnya.
Selain pembangunan jalan, Rida menyampaikan bahwa perhatian pemerintah terhadap Raman Utara juga akan diarahkan pada sektor lain. Di antaranya peningkatan fasilitas pendidikan, pemberdayaan perempuan, serta penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Beberapa juga nanti fasilitas pendidikan, ada juga nanti pemberdayaan perempuan, UMKM kita support,” tegasnya.
Rida meminta masyarakat Raman Utara tetap optimistis dan menjaga kebersamaan meskipun kondisi fiskal daerah saat ini menghadapi berbagai keterbatasan. Ia berharap pembangunan di wilayah tersebut terus berjalan sehingga Raman Utara tidak tertinggal dibandingkan kecamatan lainnya.
“Mudah-mudahan Raman Utara tidak ketinggalan dari kecamatan-kecamatan yang lain,” ujarnya.
Sementara itu, kegiatan senam sehat yang diikuti ribuan masyarakat dari 11 desa se-Kecamatan Raman Utara tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema “Rakyat Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Dalam kesempatan tersebut, Rida juga mengajak masyarakat menjaga kesehatan sekaligus memperkuat persatuan dan gotong royong. Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kebersamaan serta keterlibatan masyarakat dalam pembangunan.
“Indonesia! Merdeka! Raman Utara! Istimewa!” serunya yang kemudian disambut meriah oleh peserta.
Kegiatan berlangsung semarak dan ditutup dengan pembagian doorprize. Suasana kebersamaan terlihat antara masyarakat, pemerintah kecamatan, para kepala desa, serta jajaran Forkopimcam Raman Utara.
Tidak ada komentar