
Bukan Sekadar Panen, Rutan Sukadana Cetak 300 Kg Jagung Manis dari Lahan SAE
SUKADANA — EMBARANPOS.ID — Dari lahan seluas 1.800 meter persegi, kerja keras Warga Binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sukadana membuahkan hasil. Sebanyak 300 kilogram jagung manis berhasil dipanen dari lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Kamis (17/9/2026).
Panen tersebut menjadi bukti bahwa lahan SAE tidak hanya dimanfaatkan sebagai area pertanian, tetapi juga menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi Warga Binaan untuk belajar mengelola usaha pertanian secara produktif.
Kegiatan panen dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Mohammad Jawad Cirry, bersama pejabat struktural, jajaran petugas, serta Warga Binaan yang selama ini terlibat dalam pengelolaan lahan SAE.
Dengan penuh semangat, petugas dan Warga Binaan turun langsung memanen jagung yang telah memasuki masa panen. Hasil tersebut sekaligus menjadi capaian dari proses penanaman dan perawatan tanaman yang dilakukan secara bersama-sama.
“Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan panen jagung tahap pertama. Sebanyak 300 kilogram jagung manis berhasil kita panen,” ujar Mohammad Jawad Cirry.
Ia mengatakan, hasil panen tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan pengembangan program kemandirian pangan di Rutan Sukadana.
Namun, menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah hasil pertanian. Keterlibatan Warga Binaan dalam seluruh proses budidaya menjadi bagian penting dari pembinaan agar mereka memiliki pengalaman dan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.
“Panen ini menjadi bukti bahwa lahan SAE bisa kita manfaatkan secara produktif. Yang paling penting, Warga Binaan ikut terlibat langsung sehingga mereka mendapatkan pengalaman dan keterampilan yang bisa menjadi bekal untuk hidup mandiri nantinya,” jelasnya.
Usai dipanen, jagung tersebut selanjutnya akan dipasarkan kepada pengepul. Pendapatan dari hasil penjualan akan menjadi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sekaligus mendukung pemberian premi bagi Warga Binaan yang terlibat dalam kegiatan pertanian.
Rutan Sukadana tidak berhenti pada panen jagung. Ke depan, pengembangan lahan SAE akan terus dilakukan dengan menambah berbagai komoditas produktif lainnya melalui pola pengelolaan dan penanaman secara berkelanjutan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Rutan Sukadana dalam mendukung implementasi 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan pembinaan kemandirian Warga Binaan.
Dari lahan SAE, hasil yang dipetik bukan hanya jagung. Ada pula pengalaman, keterampilan, dan bekal kemandirian yang diharapkan dapat dibawa Warga Binaan ketika kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Tidak ada komentar