
Jelang Panen Raya, Jagung Rutan Sukadana Tumbuh Optimal di Tengah Kemarau Panjang
SUKADANA-EMBARANPOS.ID — Di tengah kemarau panjang yang membuat kebutuhan air menjadi tantangan dalam budidaya pertanian, tanaman jagung di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sukadana justru memasuki fase akhir pertumbuhan dengan kondisi yang cukup baik. Panen raya diperkirakan akan berlangsung sekitar satu pekan mendatang.
Memastikan kesiapan tersebut, Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Jawad Cirry, bersama jajaran melakukan peninjauan langsung ke lahan jagung, Senin (14/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman sekaligus mengevaluasi perawatan menjelang masa panen.
Turut dalam kegiatan tersebut Kepala Pengamanan Rutan (KPR), Kepala Subseksi Pengelolaan, serta Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan.
Hasil pemantauan menunjukkan tanaman jagung secara umum tumbuh dengan baik dan telah memasuki tahap akhir sebelum panen. Sejak proses penanaman hingga masa pertumbuhan, budidaya berjalan relatif lancar meski dihadapkan pada kondisi cuaca yang cukup kering.
Kondisi tersebut tidak lepas dari perawatan yang dilakukan secara konsisten oleh jajaran pegawai Rutan bersama warga binaan. Penyiraman dan pemupukan dilakukan secara terjadwal untuk menjaga pertumbuhan tanaman tetap optimal selama musim kemarau.
Penyiraman dilakukan setiap empat hari sekali, sementara pemupukan diberikan secara bertahap. Pemupukan pertama dilakukan saat tanaman berusia sekitar 21 hari, kemudian dilanjutkan pada usia sekitar dua bulan dan pemupukan berikutnya sekitar usia dua bulan 15 hari hingga mendekati masa panen.
Kegiatan budidaya jagung tersebut merupakan bagian dari dukungan Rutan Kelas IIB Sukadana terhadap program ketahanan pangan yang selaras dengan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Pemanfaatan lahan yang tersedia tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan yang produktif dan bernilai manfaat.
Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Jawad Cirry, mengatakan keberhasilan tanaman jagung tumbuh hingga memasuki masa panen merupakan hasil kerja bersama antara petugas dan warga binaan.
“Alhamdulillah, sejak proses penanaman hingga memasuki persiapan panen raya, tanaman jagung dapat tumbuh dan berkembang dengan baik tanpa kendala yang berarti, meskipun kita menghadapi kondisi kemarau yang cukup panjang,” ujar Jawad Cirry.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari kerja sama dan komitmen seluruh jajaran Rutan bersama warga binaan dalam melakukan perawatan secara rutin dan berkelanjutan.
Ia menegaskan, kegiatan budidaya jagung tidak semata-mata berorientasi pada hasil produksi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan bagi warga binaan agar memiliki aktivitas positif, produktif, serta dapat menumbuhkan keterampilan dan kemandirian.
“Kami berharap panen raya yang akan datang dapat memberikan hasil yang optimal. Yang terpenting, kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara petugas dan warga binaan dalam menciptakan kegiatan pembinaan yang produktif, bermanfaat, dan berkelanjutan,” katanya.
Jawad menambahkan, Rutan Kelas IIB Sukadana berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan sebagaimana arah Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui pemanfaatan lahan secara produktif.
Menjelang panen, jajaran Rutan akan terus melakukan pemantauan dan perawatan tanaman untuk memastikan pertumbuhannya tetap terjaga hingga waktu panen tiba.
Panen raya jagung nantinya diharapkan menjadi salah satu indikator keberhasilan kegiatan produktif di lingkungan Rutan Kelas IIB Sukadana, sekaligus memberikan manfaat bagi proses pembinaan warga binaan dan mendukung penguatan ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Tidak ada komentar