
BAWASLU LAMPUNG TIMUR GELAR P2P, 25 PESERTA DARI BERBAGAI UNSUR SIAP KAWAL PEMILU 2029
EMBARANPOS.ID-SUKADANA – Bawaslu Kabupaten Lampung Timur resmi membuka kegiatan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) Tahun 2026 di Sukadana, Juli 2026. Kegiatan ini diikuti 25 peserta dari berbagai unsur masyarakat dengan tujuan mencetak kader pengawas pemilu yang berintegritas.
Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Timur menyampaikan, P2P bukan sekadar kegiatan seremonial. Program ini merupakan investasi jangka panjang untuk membangun budaya demokrasi yang sehat.
“Melalui P2P ini, kita ingin meningkatkan kapasitas, pemahaman, dan kesadaran masyarakat agar dapat berperan aktif dalam mengawasi setiap tahapan pemilu. Pengawasan partisipatif adalah milik seluruh rakyat,” ujarnya.
Adapun 25 peserta P2P Tahun 2026 berasal dari berbagai unsur, yaitu:
Alumni Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP);
Alumni P2P Tahun 2025 di Kabupaten Lampung Timur;
Organisasi Pemerintahan Desa;
Organisasi Kemasyarakatan;
Organisasi Kemahasiswaan;
Saka Adhiyasta Pemilu Lampung Timur;
Organisasi Kesiswaan; dan
Jajaran Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lampung Timur.
Menurut Ketua Bawaslu, peserta diharapkan menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Tugas ke depan tidak hanya mengawasi, tetapi juga mengedukasi masyarakat, mencegah pelanggaran, menangkal hoaks, serta mengajak warga menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab.
“Apabila masyarakat telah memiliki kesadaran untuk berpartisipasi mengawasi pemilu, maka potensi terjadinya pelanggaran akan semakin kecil dan kualitas penyelenggaraan pemilu akan semakin baik,” tegasnya.
Bawaslu Lampung Timur menilai persiapan menuju Pemilu Tahun 2029 harus dimulai sejak dini. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir pengawas-pengawas yang berpengetahuan, terampil, dan peduli terhadap proses demokrasi.
Kegiatan P2P 2026 secara resmi dibuka dengan mengucap Bismillah. Bawaslu berharap para peserta dapat menyerap materi dengan baik dan mengimplementasikannya di tengah masyarakat.
Tidak ada komentar