PETIR800 LIVECHAT MAWAR500 LIVECHAT

Damai, Panitia Festival Sekapung Limo Migo dan Waris Afandi Sepakat Tutup Polemik

Avatar photo
Embaran Post
1 Agu 2026 15:30
2 menit membaca

Damai, Panitia Festival Sekapung Limo Migo dan Waris Afandi Sepakat Tutup Polemik

EMBARANPOS.ID-LAMPUNG TIMUR – Persoalan miskomunikasi terkait pengajuan proposal Festival Adat Budaya Sekapung Limo Migo akhirnya tuntas. Panitia dan Waris Afandi memilih jalan damai melalui pertemuan kekeluargaan di Sribhawono, Lampung Timur, Sabtu (1/8/2026).

Kesalahpahaman bermula dari proses penyampaian proposal permohonan bantuan kegiatan Festival Adat Budaya Sekapung Limo Migo yang digelar pada 28 Juni 2026 di Taman Purbakala Lampung Timur. Proposal dari panitia kepada manajemen HS disampaikan melalui Waris Afandi, yang kemudian menimbulkan perbedaan persepsi di antara kedua pihak.

Ketua Panitia Festival Adat Sekapung Limo Migo, Ibrahim Restu Saka, menegaskan persoalan tersebut telah selesai.
“Masalah ini kita tutup dan selesai sampai di sini. Harapan kami, penyelesaian ini dapat diterima oleh masing-masing pihak sehingga ke depan kita dapat terus menjaga kebersamaan dan kerja sama yang baik,” ujarnya.

Waris Afandi mengapresiasi peran mediator yang memfasilitasi pertemuan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada saudara Dedi Harapan, SH., beserta rekan-rekan yang telah menjadi mediator sehingga pertemuan ini dapat berlangsung dengan baik, penuh makna, dan menghasilkan kesepakatan yang membawa kebaikan bagi semua pihak,” ungkap Waris.

Dalam kesempatan itu, Waris juga mengajak masyarakat mendukung investasi di Lampung Timur. Ia menyebut kehadiran Pabrik Rokok HS milik Mas Danang Satya dan Mas Haji Muhammad Suryo diharapkan membuka lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kita patut memberikan dukungan kepada para pengusaha yang berinvestasi di Lampung Timur. Semoga keberadaan Pabrik Rokok HS dapat menyerap tenaga kerja dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Lampung Timur,” pungkasnya.

 

Ketua Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Lampung Timur sekaligus tokoh adat Pepadun dan anggota Majelis Penyeimbang Adat Lampung (MPAL) Lampung Timur, Azzohiri ZA, http://S.Pd., menilai penyelesaian melalui dialog mencerminkan nilai adat.
“Saya secara pribadi bersama para tokoh adat yang hadir, serta Penasehat Hukum saudara Sopyan Subing, merasa bangga dan memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah hadir dan beritikad baik menyelesaikan persoalan ini demi kebaikan dan keberlangsungan hubungan yang lebih baik ke depannya,” tegas Azzohiri.

Pertemuan itu turut dihadiri Kepala Bandar Sekapung Limo Migo Pangeran Bandar Marga Yus Darmawansah, Ketua Panitia Ibrahim Restu Saka, Waris Afandi, serta sejumlah tokoh adat budaya Sekapung Limo Migo. Seluruh pihak sepakat menutup persoalan dan membuka lembaran baru dengan semangat persaudaraan, saling menghormati, serta mendukung pelestarian adat dan pembangunan di Lampung Timur.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/ Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot
PETIR800 LOGIN PETIR800